• Kemdikbud

    Kurikulum 2013 Berjalan Efektif 19 Agustus

    Jakarta‚ÄĒKurikulum 2013 telah diterapkan mulai Tahun Pelajaran Baru 2013/2014 pada 15 Juli lalu. Namun, pelaksanaannya baru akan efektif berjalan pada 19 Agustus mendatang.
  • 10

    Penggunaan LKS Perlu Dievaluasi

    REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Penggunaan lembar kerja siswa (LKS) selama ini telah menjadi bagian dalam kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Namun, keberadaan LKS di sekolah-sekolah dinilai perlu dievaluasi karena kurang efektif.
  • Kemdikbud

    Asesor dituntut kuasai elemen kurikulum 2013

    Yogyakarta (ANTARA News) - Asesor dan calon asesor dituntut mengetahui dan menguasai elemen-elemen Kurikulum 2013, sehingga mampu mengimplementasikannya secara baik dan benar, kata Wakil Rektor I Universitas Negeri Yogyakarta Wardan Suyanto.
  • 42

    Kemdikbud Alokasikan Rp 2,4 Triliun untuk Pembinaan PAUD

    REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran Rp2,40 triliun guna pembinaan program Pendidikan Anak Usia Dini, Nonformal dan Informal (Paudni) pada 2013 yang digunakan untuk perluasan layanan, pendidikan masyarakat, dan...
  • 39

    MOS masih diperlukan

    Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menilai masa orientasi sekolah (MOS) masih diperlukan, namun hendaknya tidak mengandung unsur-unsur kekerasan.

    "MOS itu bagus karena anak-anak sebelum belajar diberikan orientasi dulu, yang tidak boleh adalah yang...
  • Kurikulum 2013 Berjalan Efektif 19 Agustus
    Kurikulum 2013
    Berjalan Efektif...
  • Penggunaan LKS Perlu Dievaluasi
    Penggunaan LKS
    Perlu Dievaluasi
  • Asesor dituntut kuasai elemen kurikulum 2013
    Asesor dituntut
    kuasai elemen...
  • Gubernur: Kaltim Siap Hadapi Persaingan Internasional
    Gubernur: Kaltim
    Siap Hadapi...
  • Sabet Emas di Olimpiade Matematika, Indonesia Ungguli Prancis, Jerman
    Sabet Emas di
    Olimpiade Matematika...
  • Mendikbud : kurikulum 2013 sangat diminati karena lebih menarik
    Mendikbud : kurikulum
    2013 sangat diminati...
  • Kemdikbud Alokasikan Rp 2,4 Triliun untuk Pembinaan PAUD
    Kemdikbud Alokasikan
    Rp 2,4 Triliun untuk...
  • MOS masih diperlukan
    MOS masih
    diperlukan
lomba-puslitbangbud3
  • jurnallitbang
  • jurnakdikbud
  • dana
  • program2
  • kurikulum2013
cms3
AGENDA
September 2014
M S S R K J S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4
 

Dalam hal ini, kata M. Nuh, para guru tetap diberikan kesempatan untuk mengembangkan kreasi mereka dalam mengajar. "Tetapi, bukan berarti diberikan kesempatan lalu kita lepas. Kalau dilepas nanti diprotes lagi. Minimal kita sudah siapkan, ini loh, dan silahkan guru mengembangkan lagi. Yang penting itu kita sudah siapkan," ujarnya.

Ia menamban, "Oleh karena itu, kalau ada yang masih protes dan mau somasi, ya monggo. Ada yang mau bawa ke MA, ya monggo, silahkan. Apa saja silahkan."

Meskipun demikian, M. Nuh menyayangkan sikap para pemrotes yang justru tidak berupaya mengembangkan pendidikan di Indonesia menuju ke arah yang lebih baik. "Kalau berpikiran positif, dari pada energinya hanya dipakai untuk memrotes, mendingan sampean ikut melatih. Toh mereka juga guru dan sudah tahu kualitas mereka seperti apa," katanya.

Sebelumnya, kelompok guru-guru yang tergabung dalam Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengecam dan menolak upaya Kementerian Pendidikan dan Kedudayaan untuk meluncurkan Kurikulum 2013. FSGI bukannya tidak terima dengan kehadiran kurikulum baru ini, melainkan mempersoalkan kualitas guru yang dipandang masih rendah.

FSGI menyatakan, seharusnya pemerintah melalui Kemendikbud pertama-tama memperhatikan kualitas para guru, kemudian mengimplementasikan Kurikulum 2013. Dalam hal ini, FSGI merasa tidak siap dengan kehadiran kurikulum baru ini, sementara guru tidak memiliki kemajuan wawasan terutama dalam mengajar.

Tidak hanya, FSGI juga menganggap Kehadiran Kurikulum 2013 justru mematikan sikap kritis dan kreatifitas guru. Karenanya, guru pun hanya dipandang sebagai pawang atau mentor, bukan sebagai teman belajar bagi siswa.

Sumber: http://www.jurnas.com