• Harmoni_bersama_masyarakat.jpg
    Minggu, 22 Mei 2016
    Balitbang Kemendikbud Gelar
    Acara Harmoni Bersama Masyarakat
  • Sinergikan Pendayagunaan TIK, Kemendikbud Gelar Rakor
    Rabu, 3 Februari 2016
    Sinergikan Pendayagunaan TIK,
    Kemendikbud Gelar Rakor
  • Pameran Arkeologi Indonesia
    Senin, 30 November 2015
    Pameran Arkeologi "
    "Memaknai Budaya Leluhur...
  • Indonesia Menyambut Penggunaan Big Data di Adelaide
    Kamis, 12 November 2015
    Indonesia Menyambut
    Penggunaan Big Data...
  • Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal: Mewujudkan Jurnal Berkualitas, Bermanfaat dan Berkeilmuan
    Jumat, 6 November 2015
    Bimbingan Teknis
    Pengelolaan Jurnal: ....
  • Mendikbud Resmikan Pembukaan Solo International Performing Arts 2015
    Jumat, 11 September 2015
    Mendikbud Resmikan
    Pembukaan Solo International...
  • Pemerintah akan Menguji Kompetensi Seluruh Guru Akhir November
    Rabu, 9 September 2015
    Pemerintah akan Menguji
    Kompetensi Seluruh Guru...
  • BPPT-Kemkominfo selenggarakan dialog nasional inovasi TIK
    Rabu, 9 September 2015
    BPPT-Kemkominfo
    selenggarakan dialog...

70-Indonesia

sipp1 simdpk kurikulum1 jurnal1 sm1 pnf1 un1

Menurut Mari Pangestu, saat ini film bergenre anak-anak masih kurang, padahal film anak-anak sangat dibutuhkan untuk saat ini. Film sangat bermanfaat guna membangun karakter anak sejak dini, apalagi sekarang serbuan film impor, khususnya Hollywood semakin marak.

"Saya menyarankan bagi sineas untuk terus melakukan riset demi perbaiki perfilman nasional setiap tahap. Saya memahami membuat film itu cukup panjang, mulai riset, pilih lokasi terbaik, dalami karakter, harus latihan dan sebagainya untuk mencapai tema terbaik. Dengan begitu, film Indonesia kiranya dapat berkompetisi dengan film dari luar bila adanya riset yang mendalam karena hasilnya akan sangat memuaskan secara kualitas," kata Mari Pangestu.

Mari Pangestu mencontohkan, sutradara Hollywood, Michael Mann. Ia melakukan riset untuk membuat sebuah film action dan hal itu membutuhkan waktu yang cukup lama.

Namun demikian, meski film-film bergenre anak masih minim, Mari Pangestu sangat mengapresiasi para sineas film Tanah Air yang semakin berkreasi dan mampu membuat cerita yang menarik dalam menciptakan film. Berdasarkan data, hingga bulan April 2013 tercatat 38 film nasional telah diproduksi dan tayang di bioskop-bioskop Tanah Air.

"Ini adalah kemajuan dari tahun lalu di periode yang sama, yakni 26 film nasional yang diproduksi. Saya berharap kemajuan ini dapat mendongkrak lagi perfilman nasional dan bisa mencapai lebih dari 100 film nasional, sebab tahun lalu ada 96 film nasional telah diproduksi hingga akhir tahun," katanya.

Adapun film berkualitas yang baru saja beredar di dalam negeri adalah film ”9 Summer 10 Autums”. Film ini menjadi contoh yang baik. Film besutan sutradara Ifa Isfansyah ini menurut Mari Pangestu dapat menginspirasi banyak pihak yang menontonnya karena diangkat dari kisah nyata. Film yang mengambil lokasi syuting di kota Batu Malang, Bogor, Jakarta, dan New York ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata nusantara (wisnus) ke kota Batu, Malang.

"Film ini adalah sebagai salah satu produk kreatif yang dapat mendukung laju perekonomian di kota tujuan wisata. Film "9 Summers 10 Autumns" merupakan salah satu film Indonesia yang berkualitas. Selain sisi pendidikan dan nilai kekeluargaan, film itu juga bisa menjadi salah satu alat mempromosikan pariwisata kota Batu," kata Mari Pangestu.


Sementara itu, Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Ahman Sya mengatakan, bahwa untuk mendukung perfilman nasional kementerian telah membuat beberapa kebijakan dalam mengembangkan perfilman nasional sebagai produk kreatif.


"Kami akan memberikan dukungan dan siap mengalokasikan biaya jika ada sutradara yang mau membuat film-film nasional yang dapat menampilkan kebudayaan dan dapat mempromosikan objek wisata di daerahnya. Selain itu kami juga memfasilitasi film bergenre anak yang memiliki cerita dapat menumbuhkan karakter," kata Ahman.

Sumber: www.jurnas.com

INFOGRAFIS

  • UN-2016-Fix-1
  • Infografis-Seleksi-Pemimpin-Kemdikbud-1
  • panduansingkat
  • Kemdikbud-FA IIUN-Ads-01---23.1x20cm

Warta Balitbang

  • 2016 1
  • juni2015
  • September

Asesmen

  • ases1
  • ases2
  • ases3
  • ases4