• Layanan Pendidikan telah menjangkau Masyarakat Baduy
    Selasa, 31 Maret 2015
    Layanan Pendidikan telah
    menjangkau Masyarakat Baduy
  • Utamakan Ujian Nasional Berintegritas
    Senin, 30 Maret 2015
    Utamakan Ujian Nasional
    Berintegritas
  • Bantuan Siswa Miskin dan peluangnya terhadap Pendidikan Siswa
    Jumat, 27 Maret 2015
    Bantuan Siswa Miskin
    dan peluangnya terhadap...
  • Tunjukkan Prestasi Terbaikmu Melalui Ujian Nasional yang Jujur
    Rabu, 25 Maret 2015
    Tunjukkan Prestasi Terbaikmu
    Melalui Ujian Nasional...
  • Melalui pelatihan secara online 67 Web Sekolah/Madrasah ikut meramaikan dunia maya
    Kamis, 19 Maret 2015
    Melalui pelatihan secara
    online 67 Web Sekolah...
  • 7.000 Guru PAUD Hadiri Sosialisasi Kurikulum 2013 PAUD
    Senin, 16 Maret 2015
    7.000 Guru PAUD
    Hadiri Sosialisasi...
  • Pencetakan Naskah UN SMA Hampir Selesai
    Sabtu, 14 Maret 2015
    Pencetakan Naskah UN
    SMA Hampir Selesai
  • Rektor PTN Sepakat Hasil UN Jadi Pertimbangan SNMPTN
    Jumat, 27 Februari 2015
    Rektor PTN Sepakat
    Hasil UN Jadi Pertimbangan...
  • Mendikbud Sampaikan Tiga Kerangka Strategis 2015-2019
    Rabu, 25 Februari 2015
    Mendikbud Sampaikan
    Tiga Kerangka Strategis...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
April 2015
M S S R K J S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Mendikbud dan rombongan mengunjungi SMALB B Pangudi Luhur di Kembangan, Jakarta Barat, yang khusus menerima siswa tuna rungu. Siswa peserta UN di SMALB ini berjumlah 22 siswa. Mereka dibagi menjadi dua ruangan. Saat Mendikbud tiba di SMALB B Pangudi Luhur sekitar pukul 06.50 WIB, ujian nasional belum dimulai. Namun semua siswa sudah berada di dalam ruangan ujian dan tengah mempersiapkan diri mengulang pelajaran untuk menghadapi UN.

Mendikbud sempat berbincang santai dengan mereka. Dengan Annisa, misalnya, Mendikbud sempat melontarkan pertanyaan tentang arti dari beberapa peribahasa. Meski tuna rungu, Annisa dan teman-temannya tidak menggunakan bahasa isyarat. Mereka tetap berkomunikasi dengan bahasa verbal meski pengucapannya tidak sejelas mereka yang pendengarannya normal.

“Apa arti peribahasa tak ada gading yang tak retak?”, tanya Mendikbud kepada Annisa. Dijawab oleh Annisa, “Tidak ada manusia yang sempurna”. Mendikbud pun mengangguk sambil tersenyum. Kemudian ia bertanya lagi arti dari peribahasa ‘Sambil menyelam minum air’. “Dapat mengerjakan dua pekerjaan sekaligus,” jawab Annisa.

Mata pelajaran yang diujikan di hari pertama UN adalah Bahasa Indonesia. Karena itu Mendikbud memilih untuk berbincang ringan sambil membantu Annisa mempersiapkan diri menghadapi UN.

Selain Annisa, Mendikbud juga sempat berbincang dengan Kevin Leonard, siswa tuna rungu yang bercita-cita menjadi fotografer. Kevin pernah beberapa kali menjuarai olimpiade matematika tingkat nasional. Ia kini sudah diterima di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). “Sukses ya,” ujar Mendikbud.

Khusus untuk SMA LB, hanya ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Berbeda dengan SMA umum yang menguji siswa untuk empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA atau IPS (sesuai jurusan siswa). Di SMA LB B Pangudi Luhur siswa tidak memilih jurusan IPA atau IPS. Jurusan yang ada adalah jurusan keterampilan, yaitu tata busana dan tata boga. (Desliana Maulipaksi)

Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2396