• Sinergikan Pendayagunaan TIK, Kemendikbud Gelar Rakor
    Rabu, 3 Februari 2016
    Sinergikan Pendayagunaan TIK,
    Kemendikbud Gelar Rakor
  • Pameran Arkeologi Indonesia
    Senin, 30 November 2015
    Pameran Arkeologi "
    "Memaknai Budaya Leluhur...
  • Indonesia Menyambut Penggunaan Big Data di Adelaide
    Kamis, 12 November 2015
    Indonesia Menyambut
    Penggunaan Big Data...
  • Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal: Mewujudkan Jurnal Berkualitas, Bermanfaat dan Berkeilmuan
    Jumat, 6 November 2015
    Bimbingan Teknis
    Pengelolaan Jurnal: ....
  • Mendikbud Resmikan Pembukaan Solo International Performing Arts 2015
    Jumat, 11 September 2015
    Mendikbud Resmikan
    Pembukaan Solo International...
  • Pemerintah akan Menguji Kompetensi Seluruh Guru Akhir November
    Rabu, 9 September 2015
    Pemerintah akan Menguji
    Kompetensi Seluruh Guru...
  • BPPT-Kemkominfo selenggarakan dialog nasional inovasi TIK
    Rabu, 9 September 2015
    BPPT-Kemkominfo
    selenggarakan dialog...
  • Pemerintah Siapkan Bantuan Afirmasi untuk Program Sertifikasi Guru di Daerah
    Selasa, 8 September 2015
    Pemerintah Siapkan Bantuan
    Afirmasi untuk Program...
  • Matematika terapan dapat antisipasi persoalan kehidupan
    Selasa, 8 September 2015
    Matematika terapan
    dapat antisipasi persoalan...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
April 2016
M S S R K J S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Mendikbud dan rombongan mengunjungi SMALB B Pangudi Luhur di Kembangan, Jakarta Barat, yang khusus menerima siswa tuna rungu. Siswa peserta UN di SMALB ini berjumlah 22 siswa. Mereka dibagi menjadi dua ruangan. Saat Mendikbud tiba di SMALB B Pangudi Luhur sekitar pukul 06.50 WIB, ujian nasional belum dimulai. Namun semua siswa sudah berada di dalam ruangan ujian dan tengah mempersiapkan diri mengulang pelajaran untuk menghadapi UN.

Mendikbud sempat berbincang santai dengan mereka. Dengan Annisa, misalnya, Mendikbud sempat melontarkan pertanyaan tentang arti dari beberapa peribahasa. Meski tuna rungu, Annisa dan teman-temannya tidak menggunakan bahasa isyarat. Mereka tetap berkomunikasi dengan bahasa verbal meski pengucapannya tidak sejelas mereka yang pendengarannya normal.

“Apa arti peribahasa tak ada gading yang tak retak?”, tanya Mendikbud kepada Annisa. Dijawab oleh Annisa, “Tidak ada manusia yang sempurna”. Mendikbud pun mengangguk sambil tersenyum. Kemudian ia bertanya lagi arti dari peribahasa ‘Sambil menyelam minum air’. “Dapat mengerjakan dua pekerjaan sekaligus,” jawab Annisa.

Mata pelajaran yang diujikan di hari pertama UN adalah Bahasa Indonesia. Karena itu Mendikbud memilih untuk berbincang ringan sambil membantu Annisa mempersiapkan diri menghadapi UN.

Selain Annisa, Mendikbud juga sempat berbincang dengan Kevin Leonard, siswa tuna rungu yang bercita-cita menjadi fotografer. Kevin pernah beberapa kali menjuarai olimpiade matematika tingkat nasional. Ia kini sudah diterima di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). “Sukses ya,” ujar Mendikbud.

Khusus untuk SMA LB, hanya ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Berbeda dengan SMA umum yang menguji siswa untuk empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA atau IPS (sesuai jurusan siswa). Di SMA LB B Pangudi Luhur siswa tidak memilih jurusan IPA atau IPS. Jurusan yang ada adalah jurusan keterampilan, yaitu tata busana dan tata boga. (Desliana Maulipaksi)

Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2396