• Penyelenggaraan IOAA 2015 Sarat Nuansa Budaya
    Senin, 3 Agustus 2015
    Penyelenggaraan IOAA
    2015 Sarat Nuansa Budaya
  • Ayo, Daftarkan Buku Nonteks Untuk Dinilai
    Jumat, 31 Juli 2015
    Ayo, Daftarkan Buku
    Nonteks Untuk Dinilai
  • Mendikbud Tegas Larang Aksi Perpeloncoan MOPDB
    Jumat, 31 Juli 2015
    Mendikbud Tegas Larang
    Aksi Perpeloncoan MOPDB
  • Lulusan master ditargetkan meningkat tujuh kali lipat
    Jumat, 31 Juli 2015
    Lulusan master ditargetkan
    meningkat tujuh kali lipat
  • Candi Borobudur Dibangun Berdasarkan Ilmu Astronomi
    Rabu, 29 Juli 2015
    Candi Borobudur
    Dibangun Berdasarkan...
  • Mendikbud Anies hargai orang tua yang hantar anaknya ke sekolah
    Selasa, 28 Juli 2015
    Mendikbud Anies
    hargai orang tua yang...
  • Mendikbud Canangkan Program Penumbuhan Budi Pekerti
    Senin, 27 Juli 2015
    Mendikbud Canangkan
    Program Penumbuhan...
  • Ini Sambutan Mendikbud pada Hari Pertama Sekolah Tahun Pelajaran 2015-2016
    Senin, 27 Juli 2015
    Ini Sambutan Mendikbud
    pada Hari Pertama...
  • Penumbuhan Budi Pekerti Lewat Kegiatan Non-Kurikuler
    Rabu, 22 Juli 2015
    Penumbuhan Budi Pekerti
    Lewat Kegiatan...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Agustus 2015
M S S R K J S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5

Mendikbud dan rombongan mengunjungi SMALB B Pangudi Luhur di Kembangan, Jakarta Barat, yang khusus menerima siswa tuna rungu. Siswa peserta UN di SMALB ini berjumlah 22 siswa. Mereka dibagi menjadi dua ruangan. Saat Mendikbud tiba di SMALB B Pangudi Luhur sekitar pukul 06.50 WIB, ujian nasional belum dimulai. Namun semua siswa sudah berada di dalam ruangan ujian dan tengah mempersiapkan diri mengulang pelajaran untuk menghadapi UN.

Mendikbud sempat berbincang santai dengan mereka. Dengan Annisa, misalnya, Mendikbud sempat melontarkan pertanyaan tentang arti dari beberapa peribahasa. Meski tuna rungu, Annisa dan teman-temannya tidak menggunakan bahasa isyarat. Mereka tetap berkomunikasi dengan bahasa verbal meski pengucapannya tidak sejelas mereka yang pendengarannya normal.

“Apa arti peribahasa tak ada gading yang tak retak?”, tanya Mendikbud kepada Annisa. Dijawab oleh Annisa, “Tidak ada manusia yang sempurna”. Mendikbud pun mengangguk sambil tersenyum. Kemudian ia bertanya lagi arti dari peribahasa ‘Sambil menyelam minum air’. “Dapat mengerjakan dua pekerjaan sekaligus,” jawab Annisa.

Mata pelajaran yang diujikan di hari pertama UN adalah Bahasa Indonesia. Karena itu Mendikbud memilih untuk berbincang ringan sambil membantu Annisa mempersiapkan diri menghadapi UN.

Selain Annisa, Mendikbud juga sempat berbincang dengan Kevin Leonard, siswa tuna rungu yang bercita-cita menjadi fotografer. Kevin pernah beberapa kali menjuarai olimpiade matematika tingkat nasional. Ia kini sudah diterima di Universitas Multimedia Nusantara (UMN). “Sukses ya,” ujar Mendikbud.

Khusus untuk SMA LB, hanya ada tiga mata pelajaran yang diujikan dalam UN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Berbeda dengan SMA umum yang menguji siswa untuk empat mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA atau IPS (sesuai jurusan siswa). Di SMA LB B Pangudi Luhur siswa tidak memilih jurusan IPA atau IPS. Jurusan yang ada adalah jurusan keterampilan, yaitu tata busana dan tata boga. (Desliana Maulipaksi)

Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/2396