• DIY kembangkan pembelajaran bahasa jawa berbasis teknologi
    Selasa, 1 September 2015
    DIY kembangkan pembelajaran
    bahasa jawa berbasis teknologi
  • Tingkatkan Kinerja dan Sinergitas melalui Forum Perekayasa
    Senin, 31 Agustus 2015
    Tingkatkan Kinerja dan
    Sinergitas melalui Forum...
  • Kemendikbud Dorong Standar Bangunan Sekolah yang Beragam
    Senin, 31 Agustus 2015
    Kemendikbud Dorong Standar
    Bangunan Sekolah yang...
  • Mendikbud Ajak Masyarakat Awasi Pengelolaan Pendidikan
    Senin, 31 Agustus 2015
    Mendikbud Ajak Masyarakat
    Awasi Pengelolaan Pendidikan
  • Penumbuhan Karakter Anak Mampu Hadapi Tantangan Masa Kini dan Masa Depan
    Minggu, 30 Agustus 2015
    Penumbuhan Karakter Anak
    Mampu Hadapi Tantangan...
  • Mendikbud: Kehormatan Didapat Lewat Perbuatan, Karena Itu Lakukan yang Terbaik
    Minggu, 30 Agustus 2015
    Mendikbud: Kehormatan
    Didapat Lewat Perbuatan,...
  • Kemendikbud Berkomitmen Capai Tata Kelola Berkelas Dunia
    Kamis, 27 Agustus 2015
    Kemendikbud Berkomitmen
    Capai Tata Kelola Berkelas...
  • Ini Inovasi untuk Meningkatkan Kinerja Guru
    Rabu, 26 Agustus 2015
    Ini Inovasi untuk
    Meningkatkan Kinerja Guru
  • Cerdas Cermat Kebudayaan Tingkat Nasional 2015 Ajak Peserta Memaknai Ekspresi Budaya
    Rabu, 26 Agustus 2015
    Cerdas Cermat Kebudayaan
    Tingkat Nasional 2015...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
September 2015
M S S R K J S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3

Wakil Presiden Boediono hadir memberikan arahan pada 2 Juli 2013 di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta.  Dalam arahannya, Wapres mengingatkan peserta mengenai profesi guru atau pendidik sebagai profesi yang bersumber dari panggilan hati. “Senang sekali apabila Anda semua masih bisa lebih mengefektifkan panggilan hati Anda untuk mendidik mengajar anak2-anak kita generasi muda,” ujarnya.

Wapres juga mengatakan ia mengikuti proses penyusunan Kurikulum 2013 sejak awal. Ia melihat, masyarakat sangat responsif dan memberikan banyak masukan dalam penyempurnaan konsep Kurikulum 2013.  “Sangat bagus. Esensi dari progress untuk menuangkan pikiran semua rakyat dalam program nasional, program kita bersama,” tutur mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Debat panjang yang terjadi mengenai konsep Kurikulum 2013, ujar Wapres, melahirkan sebuah kesepakatan awal yang menjadi konsep penerapan kurikulum. Kesepakatan awal mengenai kurikulum tersebut menurutnya masih bisa diperbaiki lagi dan harus diperbaiki lagi, tergantung masukan dari lapangan, setelah kurikulum baru dijalankan. “Apa yang menjadi masalah di lapangan digunakan dalam perbaikan kurikulum,” tutur Wapres dalam arahannya.

Pelatihan Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 diikuti ribuan instruktur pada jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK. Selain itu peserta juga terdiri dari dosen dan widyaiswara. Pelatihan berlokasi di tiga hotel di Jakarta. Untuk guru SD berlokasi di Hotel Kaisar, untuk guru SMP di Hotel Golden Boutique, dan untuk guru SMA/SMK di Hotel Maharaja.

Narasumber pelatihan berasal dari dosen universitas, Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK). Beberapa tema materi di antaranya Konsep Kurikulum, Perubahan Mindset, dan Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum. (DM)

Sumber: http://kemdikbud.go.id