• Sinergikan Pendayagunaan TIK, Kemendikbud Gelar Rakor
    Rabu, 3 Februari 2016
    Sinergikan Pendayagunaan TIK,
    Kemendikbud Gelar Rakor
  • Pameran Arkeologi Indonesia
    Senin, 30 November 2015
    Pameran Arkeologi "
    "Memaknai Budaya Leluhur...
  • Indonesia Menyambut Penggunaan Big Data di Adelaide
    Kamis, 12 November 2015
    Indonesia Menyambut
    Penggunaan Big Data...
  • Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal: Mewujudkan Jurnal Berkualitas, Bermanfaat dan Berkeilmuan
    Jumat, 6 November 2015
    Bimbingan Teknis
    Pengelolaan Jurnal: ....
  • Mendikbud Resmikan Pembukaan Solo International Performing Arts 2015
    Jumat, 11 September 2015
    Mendikbud Resmikan
    Pembukaan Solo International...
  • Pemerintah akan Menguji Kompetensi Seluruh Guru Akhir November
    Rabu, 9 September 2015
    Pemerintah akan Menguji
    Kompetensi Seluruh Guru...
  • BPPT-Kemkominfo selenggarakan dialog nasional inovasi TIK
    Rabu, 9 September 2015
    BPPT-Kemkominfo
    selenggarakan dialog...
  • Pemerintah Siapkan Bantuan Afirmasi untuk Program Sertifikasi Guru di Daerah
    Selasa, 8 September 2015
    Pemerintah Siapkan Bantuan
    Afirmasi untuk Program...
  • Matematika terapan dapat antisipasi persoalan kehidupan
    Selasa, 8 September 2015
    Matematika terapan
    dapat antisipasi persoalan...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
April 2016
M S S R K J S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Wakil Presiden Boediono hadir memberikan arahan pada 2 Juli 2013 di Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta.  Dalam arahannya, Wapres mengingatkan peserta mengenai profesi guru atau pendidik sebagai profesi yang bersumber dari panggilan hati. “Senang sekali apabila Anda semua masih bisa lebih mengefektifkan panggilan hati Anda untuk mendidik mengajar anak2-anak kita generasi muda,” ujarnya.

Wapres juga mengatakan ia mengikuti proses penyusunan Kurikulum 2013 sejak awal. Ia melihat, masyarakat sangat responsif dan memberikan banyak masukan dalam penyempurnaan konsep Kurikulum 2013.  “Sangat bagus. Esensi dari progress untuk menuangkan pikiran semua rakyat dalam program nasional, program kita bersama,” tutur mantan Gubernur Bank Indonesia itu.

Debat panjang yang terjadi mengenai konsep Kurikulum 2013, ujar Wapres, melahirkan sebuah kesepakatan awal yang menjadi konsep penerapan kurikulum. Kesepakatan awal mengenai kurikulum tersebut menurutnya masih bisa diperbaiki lagi dan harus diperbaiki lagi, tergantung masukan dari lapangan, setelah kurikulum baru dijalankan. “Apa yang menjadi masalah di lapangan digunakan dalam perbaikan kurikulum,” tutur Wapres dalam arahannya.

Pelatihan Instruktur Nasional Implementasi Kurikulum 2013 diikuti ribuan instruktur pada jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK. Selain itu peserta juga terdiri dari dosen dan widyaiswara. Pelatihan berlokasi di tiga hotel di Jakarta. Untuk guru SD berlokasi di Hotel Kaisar, untuk guru SMP di Hotel Golden Boutique, dan untuk guru SMA/SMK di Hotel Maharaja.

Narasumber pelatihan berasal dari dosen universitas, Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK), dan Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK). Beberapa tema materi di antaranya Konsep Kurikulum, Perubahan Mindset, dan Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum. (DM)

Sumber: http://kemdikbud.go.id