• Selasa, 16 September 2014
    Pendidikan di Papua
    Harus Dievaluasi
  • Buku untuk Sembilan Mata Pelajaran Wajib SMA/SMK Dibiayai Pemerintah
    Selasa, 16 September 2014
    Buku untuk Sembilan
    Mata Pelajaran Wajib...
  • Sekolah Indonesia Nederland kenalkan robotika untuk siswa
    Senin, 15 September 2014
    Sekolah Indonesia
    Nederland kenalkan...
  • Penyandang Tunarungu Ajarkan Bahasa Isyarat Gratis
    Senin, 15 September 2014
    Penyandang Tunarungu
    Ajarkan Bahasa...
  • Wamendik: Kurikulum 2013 Sesuai Keinginan Jokowi
    Kamis, 11 September 2014
    Wamendik:
    Kurikulum 2013 Sesuai...
  • Esensi Kurikulum 2013: Pengembangan Kemampuan, Pembentukan Sikap dan Pengetahuan
    Rabu, 10 September 2014
    Esensi Kurikulum 2013:
    Pengembangan Kemampuan,...
  • Jusuf Kalla nilai mutu pendidikan ditentukan dedikasi pengajar
    Rabu, 10 September 2014
    Jusuf Kalla nilai
    mutu pendidikan...
  • Mendikbud Ajak PT Siap Hadapi MEA 2015
    Selasa, 9 September 2014
    Mendikbud Ajak
    PT Siap Hadapi...
  • Manfaatkan CD, Siswa Tetap Aktif Belajar
    Selasa, 9 September 2014
    Manfaatkan CD,
    Siswa Tetap Aktif...
  • Mendikbud: Buku Kurikulum 2013 Diunduh 2,6 Juta Kali
    Senin, 8 September 2014
    Mendikbud:
    Buku Kurikulum 2013...
  • Wamendik Ajak Akademisi dan Tokoh Masyarakat Sumbar Mendiskusikan Kurikulum 2013
    Senin, 8 September 2014
    Wamendik Ajak
    Akademisi dan Tokoh...
  • Kemendikbud akan rilis film dokumenter enam Presiden RI
    Kamis 5, September 2014
    Kemendikbud akan
    rilis film dokumenter...
rakornas

ppws

kpk
kurikulum2013
intranet1
penjadwalanpegawai
bankdataprimer
jarlitdaerah1
inkinkun
pnri

banner1
banner2
banner3

AGENDA
September 2014
M S S R K J S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

Medikbud mengatakan, penetapan jumlah sekolah pelaksana tersebut dilakukan tidak hanya berdasarkan pertimbangan akademik, tetapi juga ada pertimbangan-pertimbangan eksternal , yaitu variabel kesiapan. Salah satu kriteria sekolah yang diprioritaskan untuk menjalankan kurikulum ini adalah sekolah eks-RSBI dan sekolah dengan akreditasi A.

“Sekolah itu variabelnya lebar, dan orang ingin mendapatkan rasio keberhasilan yang tinggi. Oleh karena itu, kita rumuskan variabel kesiapan,” terang Mendikbud M. Nuh.

Mendikbud menjelaskan, pengumpulan data jumlah sekolah, siswa dan guru menggunakan beberapa instrumen. Data-data siswa diperoleh dengan menggunakan instrumen Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang berbasis siswa. Sedangkan guru dan sekolah dengan menggunakan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Pemilihan sekolah, kata Mendikbud, juga mempertimbangkan jarak lokasi dari bandar udara terdekat. Karena proses distribusi logistik mempunyai peran besar dalam menjamin pelaksanaan kurikulum 2013. Oleh karena itu, basis pemilihan sekolah pun tidak lagi berbasis kabupaten/kota, melainkan berbasis provinsi. “Jadi dimungkinkan tidak semua kabupaten kota ada (sekolah pelaksana Kurikulum 2013 – red),” ungkap Mendikbud.

Kemdikbud sendiri telah memiliki sistem yang bisa melihat lokasi sekolah, yang telah diintegrasikan dengan sistem google earth. “Kita sudah punya sistem monitoring di monitoring room. Kita tahu dimana lokasi sekolah, berapa jarak dari bandara, itu untuk mempertimbangkan distribusi logistik. Kita sudah sensus koordinat sekolahnya berapa,” jela M. Nuh.

Secara rinci Mendikbud Mohammad Nuh menjelaskan, untuk Sekolah Dasar (SD) Kurikulum 2013 akan dilaksanakan di 2.598 sekolah, melibatkan 15.629 guru, dan 341.630 siswa. Untuk SMP akan dilaksanakan di 1.521 sekolah, melibatkan 27.403 guru, dan 342.712 siswa. Sedang untuk SMA, Kurikulum 2013 akan dilaksanakan di 1.270 sekolah, 5.979 guru, dan 335.940 siswa. Dan untuk SMK, dilaksanakan di 1.021 sekolah, 7.102 guru, dan 514.783 siswa.

“Total keseluruhan pelaksana kurikulum 2013 adalah 6.410 sekolah, 56.113 guru, dan 1.535.065 siswa,” pungkas Mendikbud.

 

 

Sumber: http://setkab.go.id