• Pelatihan Pembuatan Website Sekolah Balitbang Memasuki Angkatan ke-11
    Jumat, 21 November 2014
    Pelatihan Pembuatan
    Website Sekolah...
  • Raker Perdana Mendikbud dengan DPD RI Sepakati Penguatan Koordinasi Dalam Layanan Pendidikan
    Kamis, 20 November 2014
    Raker Perdana Mendikbud
    dengan DPD RI Sepakati...
  • 'Mendikbud Anies : Perbaiki Metode Mengajar'
    Jumat, 14 November 2014
    Mendikbud Anies:
    Perbaiki Metode Mengajar
  • Pengembangan Kurikulum 2013 Untuk PKLK (Pendidikan Khusus Layanan Khusus)
    Kamis, 13 November 2014
    Pengembangan Kurikulum
    2013 Untuk PKLK...
  • Empat Peneliti Raih Habibie Award 2014
    Kamis, 13 November 2014
    Empat Peneliti Raih
    Habibie Award 2014
  • 51 Web Sekolah/Madrasah Baru Terlahir Melalui Pelatihan Online (PPWS Online Angkatan ke - 10)
    Selasa, 11 November 2014
    51 Web Sekolah/
    Madrasah Baru Terlahir...
  • Revolusi Mental sebagai Strategi Kebudayaan
    Jumat, 31 Oktober 2014
    Revolusi Mental
    sebagai Strategi...
  • Mendikbud: Sekecil Apapun Peran Masyarakat Harus Dihargai
    Jumat, 24 Oktober 2014
    Mendikbud: Sekecil Apapun
    Peran Masyarakat Harus...
  • Tim Indonesia Raih The Best Team Work Award pada The 4th e-ICON World Contest
    Rabu, 22 Oktober 2014
    Tim Indonesia Raih
    The Best Team Work...
rakornasppwskpk
kurikulum2013
radio
rumahbelajar
tvedukasi
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
November 2014
M S S R K J S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 1 2 3 4 5 6


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id