• Media Apresiasi Mendikbud Netral
    Jumat, 22 Agustus 2014
    Media Apresiasi
    Mendikbud Netral
  • Komersialisasi buku K13 pelanggaran hak cipta
    Jumat, 22 Agustus 2014
    Komersialisasi
    buku K13 pelanggaran...
  • Pelatihan Pembuatan Website Sekolah Balitbang Memasuki Angkatan ke-8
    Kamis, 21 Agustus 2014
    Pelatihan Pembuatan
    Website Sekolah...
  • Kemdikbud patenkan karya mahasiswa pemenang PIMNAS
    Rabu, 20 Agustus 2014
    Kemdikbud patenkan
    karya mahasiswa...
  • Pemerintah terus berupaya tingkatkan kualitas pendidikan
    Selasa, 19 Agustus 2014
    Pemerintah terus
    berupaya tingkatkan...
  • Kepala Sekolah Bantu Guru Hadapi Kesulitan dengan Supervisi Akademik
    Selasa, 19 Agustus 2014
    Kepala Sekolah Bantu
    Guru Hadapi...
  • Mendikbud: Sejumlah terobosan untuk tingkatan akses berkeadilan
    Selasa, 19 Agustus 2014
    Mendikbud: Sejumlah
    terobosan untuk...
  • Penerapan Kurikulum 2013 pada Awal Tahun Pelajaran 2014/2015
    Rabu, 13 Agustus 2014
    Penerapan Kurikulum 2013
    pada Awal Tahun...
  • Wamendibud: Kurikulum 2013 Cocok Untuk Masyarakat Adat
    Rabu, 13 Agustus 2014
    Wamendibud:
    Kurikulum 2013...
  • Guru Optimistis, Pendekatan Kurikulum 2013 Sangat
    Rabu, 13 Agustus 2014
    Guru Optimistis,
    Pendekatan Kurikulum...

  • Selasa, 12 Agustus 2014
    Mendikbud Dorong
    Pemda Jadi Pelopor...

  • Selasa, 12 Agustus 2014
    Mendikbud: Pelajar
    tak Cukup Kuasai Iptek
rakornas

ppws

kpk
kurikulum2013
intranet1
penjadwalanpegawai
bankdataprimer
jarlitdaerah1
inkinkun
pnri

banner1
banner2
banner3

AGENDA
Agustus 2014
M S S R K J S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31 1 2 3 4 5 6


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id