• Ayo, Daftarkan Buku Nonteks Untuk Dinilai
    Jumat, 31 Juli 2015
    Ayo, Daftarkan Buku
    Nonteks Untuk Dinilai
  • Mendikbud Tegas Larang Aksi Perpeloncoan MOPDB
    Jumat, 31 Juli 2015
    Mendikbud Tegas Larang
    Aksi Perpeloncoan MOPDB
  • Lulusan master ditargetkan meningkat tujuh kali lipat
    Jumat, 31 Juli 2015
    Lulusan master ditargetkan
    meningkat tujuh kali lipat
  • Candi Borobudur Dibangun Berdasarkan Ilmu Astronomi
    Rabu, 29 Juli 2015
    Candi Borobudur
    Dibangun Berdasarkan...
  • Mendikbud Anies hargai orang tua yang hantar anaknya ke sekolah
    Selasa, 28 Juli 2015
    Mendikbud Anies
    hargai orang tua yang...
  • Mendikbud Canangkan Program Penumbuhan Budi Pekerti
    Senin, 27 Juli 2015
    Mendikbud Canangkan
    Program Penumbuhan...
  • Ini Sambutan Mendikbud pada Hari Pertama Sekolah Tahun Pelajaran 2015-2016
    Senin, 27 Juli 2015
    Ini Sambutan Mendikbud
    pada Hari Pertama...
  • Penumbuhan Budi Pekerti Lewat Kegiatan Non-Kurikuler
    Rabu, 22 Juli 2015
    Penumbuhan Budi Pekerti
    Lewat Kegiatan...
  • Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H
    Rabu, 22 Juli 2015
    Selamat Hari Raya
    Idul Fitri 1 Syawal 1436 H
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Agustus 2015
M S S R K J S
26 27 28 29 30 31 1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31 1 2 3 4 5


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id