• Kualitas Lembar Jawaban UN Tahun Ini Jauh Lebih Baik
    Kualitas Lembar
    Jawaban UN...
  • Pembuatan Soal UN Sesuai dengan Standar Prosedur yang Berlaku
    Pembuatan Soal UN
    Sesuai dengan Standar...
  • Mendikbud dukung anak Lapas untuk kuliah
    Mendikbud dukung
    anak Lapas untuk...
  • Mendikbud: Laksanakan Ujian Nasional Secara Jujur, dan Penuh Dedikasi
    Mendikbud:
    Laksanakan Ujian...
  • Mendikbud: UN Bagian dari Standar Nasional Pendidikan
    Mendikbud:
    UN Bagian dari...
  • Kepala Dinas Pendidikan Diminta Jalankan UN Dengan Penuh Kejujuran
    Kepala Dinas
    Pendidikan Diminta...
  • Rancang Desa Terapung, ITB Menangkan
    Rancang Desa Terapung,
    ITB Menangkan...
  • Kursus Bahasa Ingris Gratis Untuk Mahasiswa Bidik Misi
    Kursus Bahasa
    Ingris Gratis Untuk...
  • Program Beasiswa Presiden Diluncurkan Kemendikbud
    Program Beasiswa
    Presiden Diluncurkan...
  • Peduli Masa Depan, SMGR Gelar Lomba Cipta Lagu Anak
    Peduli Masa Depan,
    SMGR Gelar Lomba...
  • Penerima Bidik Misi Bisa Lanjut ke Pascasarjana
    Penerima Bidik
    Misi Bisa Lanjut ke...

  • Mendikbud:
    SMK Ponpes Siapkan...
rakornas

ppws

kpk
kurikulum2013
intranet1
penjadwalanpegawai
bankdataprimer
jarlitdaerah1
inkinkun
banner1
banner2
banner3

AGENDA
April 2014
M S S R K J S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id