• Mendikbud Sosialisasikan Kebijakan Perubahan UN di Konkernas PGRI
    Senin, 27 Januari 2015
    Mendikbud Sosialisasikan
    Kebijakan Perubahan UN...
  • Pelatihan Pembuatan Website Sekolah Balitbang Memasuki Angkatan ke-13
    Rabu, 21 Januari 2015
    Pelatihan Pembuatan Website
    Sekolah Balitbang Memasuki...
  • Ujian Nasional Juga diterapkan di Negara Sahabat
    Senin, 19 Januari 2015
    Ujian Nasional Juga
    dimanfaatkan di Negara...
  • Dana Fungsi Pendidikan dari APBN 2015 Diprioritaskan untuk Peningkatan Kualitas Guru
    Kamis, 15 Januari 2015
    Dana Fungsi Pendidikan
    dari APBN 2015...
  • e-Sabak Akan Dimulai di Daerah 3T 2013
    Jumat, 9 Januari 2015
    e-Sabak Akan Dimulai
    di Daerah 3T 2013
  • Tahun 2018 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum 2013
    Jumat, 2 Januari 2015
    Tahun 2018 Semua
    Sekolah pada Tahap...
  • 2 Januari 2015 Batas Pengusulan Penerapan Kurikulum 2013
    Rabu, 31 Desember 2014
    2 Januari 2015
    Batas Pengusulan...
  • Sekretaris Balitbang: Perekayasa diharapkan dapat Memberikan Hasil yang Bermanfaat pada Instansinya
    Rabu, 31 Desember 2014
    Sekretaris Balitbang:
    Perekayasa diharapkan...
  • Revolusi Mental sebagai Strategi Kebudayaan
    Jumat, 31 Oktober 2014
    Revolusi Mental
    sebagai Strategi...
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Januari 2015
M S S R K J S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id