• Inilah Syarat Mendirikan TK
    Kamis, 2 Juli 2015
    Inilah Syarat
    Mendirikan TK
  • 30 September 2015, Batas Akhir Penerimaan Naskah Lomba Kreativitas Guru Nasional tahun 2015
    Kamis, 2 Juli 2015
    30 September 2015,
    Batas Akhir Penerimaan...
  • Poster Siswa Indonesia Raih Medali Emas Pada Ajang IFAC ke-16 di Jepang
    Senin, 29 Juni 2015
    Poster Siswa Indonesia
    Raih Medali Emas Pada...
  • Peserta BBM Diajak Serius Belajar dengan Maestronya
    Jumat, 26 Juni 2015
    Peserta BBM
    Diajak Serius Belajar...
  • Mendikbud Lantik Pejabat Eselon I Kemdikbud
    Jumat, 19 Juni 2015
    Mendikbud Lantik
    Pejabat Eselon I...
  • Mendikbud minta guru lebih melek media
    Selasa, 16 Juni 2015
    Mendikbud minta guru
    lebih melek media
  • Mendikbud Canangkan Gerakan Nasional Remaja Melek Media
    Senin, 15 Juni 2015
    Mendikbud Canangkan
    Gerakan Nasional...
  • Hasil UN dan IIUN SMP/Sederajat 2015 Sebagai Potret Awal Perbaikan
    Jumat, 12 Juni 2015
    Hasil UN dan IIUN
    SMP/Sederajat 2015...
  • Mendikbud anjurkan siswa kunjungi museum saat liburan
    Kamis, 11 Juni 2015
    Mendikbud anjurkan
    siswa kunjungi museum...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Juli 2015
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1


Namun, bagi siswa yang tidak lulus seleksi di jalur umum, bisa mengikuti seleksi di jalur lokal. Di jalur lokal inilah, kata dia, siswa dibatasi hanya bisa mendaftar di sekolah yang masih berada di satu kecamatan dengan tempat tinggalnya.

Dia mencontohkan, anak yang berdomisili di Kebayoran Baru, misalnya, memiliki kesempatan yang lebih besar untuk bersekolah di daerah Kebayoran Baru. "Pertama ini untuk mengurangi kemacetan. Kedua ini untuk kenyamanan anak dalam bersekolah," ujar Agus usai menghadiri acara sosialisasi Penerimaan Peserta Didik Baru di Pusat Pendidikan dan Latihan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat, Rabu (15/5).

Lanjut Agus, ada beberapa wilayah yang terjadi irisan. Dia menjelaskan, di Jakarta Pusat terjadi irisan antara Kecamatan Jatinegara dengan Kecamatan Senen. Kedua kecamatan itu letaknya berdekatan, namun jumlah sekolahnya tidak banyak. Karena itu, kata Agus, anak-anak di Jatinegara bisa bersekolah di Senen. "Pendekatannya bukan subrayon, tapi sekolah yang terdekat. Untuk memudahkan akses anak sekolah," tambah Agus.

Menurut Agus, Dinas Pendidikan DKI Jakarta juga akan memberikan kesempatan kedua bagi siswa yang tidak lulus baik di jalur umum maupun jalur khusus. Seleksi ini dinamakan jalur umum tahap kedua. Namun, kata dia, jalur umum tahap kedua ini hanya akan dibuka jika masih ada kursi yang kosong.

Sumber: http://www.republika.co.id