• Inilah Syarat Mendirikan TK
    Kamis, 2 Juli 2015
    Inilah Syarat
    Mendirikan TK
  • 30 September 2015, Batas Akhir Penerimaan Naskah Lomba Kreativitas Guru Nasional tahun 2015
    Kamis, 2 Juli 2015
    30 September 2015,
    Batas Akhir Penerimaan...
  • Poster Siswa Indonesia Raih Medali Emas Pada Ajang IFAC ke-16 di Jepang
    Senin, 29 Juni 2015
    Poster Siswa Indonesia
    Raih Medali Emas Pada...
  • Peserta BBM Diajak Serius Belajar dengan Maestronya
    Jumat, 26 Juni 2015
    Peserta BBM
    Diajak Serius Belajar...
  • Mendikbud Lantik Pejabat Eselon I Kemdikbud
    Jumat, 19 Juni 2015
    Mendikbud Lantik
    Pejabat Eselon I...
  • Mendikbud minta guru lebih melek media
    Selasa, 16 Juni 2015
    Mendikbud minta guru
    lebih melek media
  • Mendikbud Canangkan Gerakan Nasional Remaja Melek Media
    Senin, 15 Juni 2015
    Mendikbud Canangkan
    Gerakan Nasional...
  • Hasil UN dan IIUN SMP/Sederajat 2015 Sebagai Potret Awal Perbaikan
    Jumat, 12 Juni 2015
    Hasil UN dan IIUN
    SMP/Sederajat 2015...
  • Mendikbud anjurkan siswa kunjungi museum saat liburan
    Kamis, 11 Juni 2015
    Mendikbud anjurkan
    siswa kunjungi museum...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Juli 2015
M S S R K J S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

"Kami membagi UKT dalam beberapa kategori, bahkan ada yang tidak dikenakan biaya," kata Nasih, Rabu (28/5).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan dan pekerjaan orang tua, biaya tagihan listrik per bulan, dan jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki. Kategori tersebut dibagi menjadi 6 golongan. 

Besaran biaya yang dibayarkan pun bervariasi. Paling rendah yakni golongan I, dimana sumbangan operasional pendidikan (SOP) berkisar Rp 0 hingga Rp 500 ribu. Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan masuk kelompok II hingga IV, lalu yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI.

"Yang tergolong kelompok VI adalah mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp 20 juta per bulan," ujarnya.

Secara detail, kriteria penghasilan orang tua akan dipublikasikan nantinya. Dia menambahkan, SOP juga bukan hanya bergantung pada tingkat perekonomian mahasiswa, tapi juga biaya kebutuhan program studi.

Seperti halnya SOP Fakultas Kedokteran, tingkat V hanya sebesar Rp 20 juta dan VI berkisar Rp 25 juta. Sedangkan Fakultas MIPA, FISIP dan Ekonomi, rata-rata hanya sekitar Rp 9 hingga 12 juta.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No. 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Sebab sudah tersedia alokasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.

"Jadi sebagian sudah dibayar pemerintah, dan mahasiswa hanya perlu membayar SOP," kata dia.

Sumber: www.republika.co.id