• Sinergikan Pendayagunaan TIK, Kemendikbud Gelar Rakor
    Rabu, 3 Februari 2016
    Sinergikan Pendayagunaan TIK,
    Kemendikbud Gelar Rakor
  • Pameran Arkeologi Indonesia
    Senin, 30 November 2015
    Pameran Arkeologi "
    "Memaknai Budaya Leluhur...
  • Indonesia Menyambut Penggunaan Big Data di Adelaide
    Kamis, 12 November 2015
    Indonesia Menyambut
    Penggunaan Big Data...
  • Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal: Mewujudkan Jurnal Berkualitas, Bermanfaat dan Berkeilmuan
    Jumat, 6 November 2015
    Bimbingan Teknis
    Pengelolaan Jurnal: ....
  • Mendikbud Resmikan Pembukaan Solo International Performing Arts 2015
    Jumat, 11 September 2015
    Mendikbud Resmikan
    Pembukaan Solo International...
  • Pemerintah akan Menguji Kompetensi Seluruh Guru Akhir November
    Rabu, 9 September 2015
    Pemerintah akan Menguji
    Kompetensi Seluruh Guru...
  • BPPT-Kemkominfo selenggarakan dialog nasional inovasi TIK
    Rabu, 9 September 2015
    BPPT-Kemkominfo
    selenggarakan dialog...
  • Pemerintah Siapkan Bantuan Afirmasi untuk Program Sertifikasi Guru di Daerah
    Selasa, 8 September 2015
    Pemerintah Siapkan Bantuan
    Afirmasi untuk Program...
  • Matematika terapan dapat antisipasi persoalan kehidupan
    Selasa, 8 September 2015
    Matematika terapan
    dapat antisipasi persoalan...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Mei 2016
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31 1 2 3 4

"Kami membagi UKT dalam beberapa kategori, bahkan ada yang tidak dikenakan biaya," kata Nasih, Rabu (28/5).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan dan pekerjaan orang tua, biaya tagihan listrik per bulan, dan jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki. Kategori tersebut dibagi menjadi 6 golongan. 

Besaran biaya yang dibayarkan pun bervariasi. Paling rendah yakni golongan I, dimana sumbangan operasional pendidikan (SOP) berkisar Rp 0 hingga Rp 500 ribu. Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan masuk kelompok II hingga IV, lalu yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI.

"Yang tergolong kelompok VI adalah mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp 20 juta per bulan," ujarnya.

Secara detail, kriteria penghasilan orang tua akan dipublikasikan nantinya. Dia menambahkan, SOP juga bukan hanya bergantung pada tingkat perekonomian mahasiswa, tapi juga biaya kebutuhan program studi.

Seperti halnya SOP Fakultas Kedokteran, tingkat V hanya sebesar Rp 20 juta dan VI berkisar Rp 25 juta. Sedangkan Fakultas MIPA, FISIP dan Ekonomi, rata-rata hanya sekitar Rp 9 hingga 12 juta.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No. 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Sebab sudah tersedia alokasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.

"Jadi sebagian sudah dibayar pemerintah, dan mahasiswa hanya perlu membayar SOP," kata dia.

Sumber: www.republika.co.id