• Kualitas Lembar Jawaban UN Tahun Ini Jauh Lebih Baik
    Kualitas Lembar
    Jawaban UN...
  • Pembuatan Soal UN Sesuai dengan Standar Prosedur yang Berlaku
    Pembuatan Soal UN
    Sesuai dengan Standar...
  • Mendikbud dukung anak Lapas untuk kuliah
    Mendikbud dukung
    anak Lapas untuk...
  • Mendikbud: Laksanakan Ujian Nasional Secara Jujur, dan Penuh Dedikasi
    Mendikbud:
    Laksanakan Ujian...
  • Mendikbud: UN Bagian dari Standar Nasional Pendidikan
    Mendikbud:
    UN Bagian dari...
  • Kepala Dinas Pendidikan Diminta Jalankan UN Dengan Penuh Kejujuran
    Kepala Dinas
    Pendidikan Diminta...
  • Rancang Desa Terapung, ITB Menangkan
    Rancang Desa Terapung,
    ITB Menangkan...
  • Kursus Bahasa Ingris Gratis Untuk Mahasiswa Bidik Misi
    Kursus Bahasa
    Ingris Gratis Untuk...
  • Program Beasiswa Presiden Diluncurkan Kemendikbud
    Program Beasiswa
    Presiden Diluncurkan...
  • Peduli Masa Depan, SMGR Gelar Lomba Cipta Lagu Anak
    Peduli Masa Depan,
    SMGR Gelar Lomba...
  • Penerima Bidik Misi Bisa Lanjut ke Pascasarjana
    Penerima Bidik
    Misi Bisa Lanjut ke...

  • Mendikbud:
    SMK Ponpes Siapkan...
rakornas

ppws

kpk
kurikulum2013
intranet1
penjadwalanpegawai
bankdataprimer
jarlitdaerah1
inkinkun
banner1
banner2
banner3

AGENDA
April 2014
M S S R K J S
30 31 1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 1 2 3

"Kami membagi UKT dalam beberapa kategori, bahkan ada yang tidak dikenakan biaya," kata Nasih, Rabu (28/5).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan dan pekerjaan orang tua, biaya tagihan listrik per bulan, dan jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki. Kategori tersebut dibagi menjadi 6 golongan. 

Besaran biaya yang dibayarkan pun bervariasi. Paling rendah yakni golongan I, dimana sumbangan operasional pendidikan (SOP) berkisar Rp 0 hingga Rp 500 ribu. Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan masuk kelompok II hingga IV, lalu yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI.

"Yang tergolong kelompok VI adalah mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp 20 juta per bulan," ujarnya.

Secara detail, kriteria penghasilan orang tua akan dipublikasikan nantinya. Dia menambahkan, SOP juga bukan hanya bergantung pada tingkat perekonomian mahasiswa, tapi juga biaya kebutuhan program studi.

Seperti halnya SOP Fakultas Kedokteran, tingkat V hanya sebesar Rp 20 juta dan VI berkisar Rp 25 juta. Sedangkan Fakultas MIPA, FISIP dan Ekonomi, rata-rata hanya sekitar Rp 9 hingga 12 juta.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No. 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Sebab sudah tersedia alokasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.

"Jadi sebagian sudah dibayar pemerintah, dan mahasiswa hanya perlu membayar SOP," kata dia.

Sumber: www.republika.co.id