• OSN Kedepan Sebagai Salah Satu Penilaian Keberhasilan Kurikulum 2013
    Kamis, 3 September 2014
    OSN Kedepan Sebagai
    Salah Satu Penilaian...
  • Penyempurnaan Kurikulum Dilakukan di Sekolah Regular dan Pendidikan Khusus
    Selasa, 2 September 2014
    Penyempurnaan Kurikulum
    Dilakukan di Sekolah...
  • Indonesia Jadi Percontohan Kurikulum Penyandang Disabilitas
    Selasa, 2 September 2014
    Indonesia Jadi
    Percontohan Kurikulum...
  • Mereka Juarai Kompetisi Sains Madrasah Tsanawiyah
    Minggu, 31 Agustus 2014
    Mereka Juarai
    Kompetisi Sains...
  • Habibie motivasi pemuda bangun bangsa
    Minggu, 31 Agustus 2014
    Habibie motivasi
    pemuda bangun bangsa
  • SDN 01 Menteng Respon Baik Penambahan Jam Belajar di Sekolah
    Minggu, 31 Agustus 2014
    SDN 01 Menteng
    Respon Baik...
  • UN bukan satu-satunya penentu kelulusan
    Kamis, 28 Agustus 2014
    UN bukan satu-satunya
    penentu kelulusan
  • Ayo Kunjungi Pameran
    Kamis, 28 Agustus 2014
    Ayo Kunjungi Pameran
    "Rahasia Warisan...

  • Selasa, 26 Agustus 2014
    Kemdikbud Siapkan
    8 Arah Kebijakan...

  • Selasa, 26 Agustus 2014
    Lomojari SMP Terbuka
    dan LCT Program...
  • Komersialisasi buku K13 pelanggaran hak cipta
    Jumat, 22 Agustus 2014
    Komersialisasi
    buku K13 pelanggaran...
rakornas

ppws

kpk
kurikulum2013
intranet1
penjadwalanpegawai
bankdataprimer
jarlitdaerah1
inkinkun
pnri

banner1
banner2
banner3

AGENDA
September 2014
M S S R K J S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 1 2 3 4

"Kami membagi UKT dalam beberapa kategori, bahkan ada yang tidak dikenakan biaya," kata Nasih, Rabu (28/5).

Lebih lanjut, dia menjelaskan, pengelompokan ini didasarkan pada penghasilan dan pekerjaan orang tua, biaya tagihan listrik per bulan, dan jumlah kendaraan bermotor yang dimiliki. Kategori tersebut dibagi menjadi 6 golongan. 

Besaran biaya yang dibayarkan pun bervariasi. Paling rendah yakni golongan I, dimana sumbangan operasional pendidikan (SOP) berkisar Rp 0 hingga Rp 500 ribu. Mahasiswa yang berasal dari keluarga berkecukupan masuk kelompok II hingga IV, lalu yang lebih mampu akan masuk ke kelompok V atau VI.

"Yang tergolong kelompok VI adalah mahasiswa yang orang tuanya berpenghasilan di atas Rp 20 juta per bulan," ujarnya.

Secara detail, kriteria penghasilan orang tua akan dipublikasikan nantinya. Dia menambahkan, SOP juga bukan hanya bergantung pada tingkat perekonomian mahasiswa, tapi juga biaya kebutuhan program studi.

Seperti halnya SOP Fakultas Kedokteran, tingkat V hanya sebesar Rp 20 juta dan VI berkisar Rp 25 juta. Sedangkan Fakultas MIPA, FISIP dan Ekonomi, rata-rata hanya sekitar Rp 9 hingga 12 juta.

UKT merupakan wujud pelaksanaan Permendikbud No. 58 Tahun 2012 yang menetapkan agar universitas tidak lagi menaikkan uang kuliah bagi mahasiswa. Sebab sudah tersedia alokasi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi (BOPTN) untuk menutupi kekurangan biaya tersebut.

"Jadi sebagian sudah dibayar pemerintah, dan mahasiswa hanya perlu membayar SOP," kata dia.

Sumber: www.republika.co.id