• w1

    Workshop “From Silicon Valley to Indonesia: Teaching and Learning with Technology”

    Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud) menyelenggarakan Workshop
  • gb1

    Hari Purbakala Nasional

    Dalam rangka memperingati Hari Purbakala Nasional, yang jatuh pada tanggal 14 Juni, Pusat Penelitian Arkeologi Nasional (Puslitarkenas) Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama dengan Balai Arkeologi se-Indonesia memperkenalkan video grafis Rumah Peradaban sebagai media interaksi membumikan hasil penelitian...
  • Harmoni bersama masyarakat

    Balitbang Kemendikbud Gelar Acara Harmoni Bersama Masyarakat

    Warga Antusias dan Puas Mendapat informasi dan Layanan Pendidikan dan Kebudayaan. Bertempat di samping Gedung FX Jl.Jendral Sudirman, dengan memanfaatkan momentun Car Free Day, Balitbang Kemendikbud menyelenggarakan acara Harmoni Bersama Masyarakat, Ahad, 22 Mei 2016
  • Buku
    Sabtu, 6 Agustus 2016
    Buku Kurikulum 2013
    Dibeli Secara Daring..
  • Gunakan
    Senin, 1 Agustus 2016
    Gunakan Teknologi
    untuk Mendukung..
  • Workshop
    Rabu, 27 Juli 2016
    Workshop “From
    Valley to...
  • Peserta
    Rabu, 20 Juli 2016
    Peserta Simposium
    Internasional Austronesia...
  • Mendikbud
    Rabu, 20 Juli 2016
    Mendikbud Berikan
    Penghargaan kepada...
  • Logo
    Rabu, 18 Juni 2016
    Logo HUT RI ke-71
    Kemerdekaan RI
  • Hari
    Rabu, 14 Juni 2016
    Hari Purbakala
    Nasional
  • Balitbang
    Rabu, 22 Mei 2016
    Balitbang Kemendikbud
    Gelar Acara...

logo 71

sipp1 simdpk kurikulum1 jurnal1 sm1 pnf1 un1

Adapun bila saat ini masih ada pihak-pihak baik perorangan maupun kelompok yang masih ingin mempermasalahkannya itu adalah hak individu maupun kelompok dalam era demokrasi, jadikanlah itu sebagai pemicu semangat untuk mencapai keberhasilan. Dalam perjuangan (istihad) untuk sesuatu yang benar akan selalu dimulai dengan kesulitan, namun “sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan”. Adapun bagi perkumpulan yang masih berusaha memutar arah jarum jam (sebelum kesepakatan terjadi) anggap saja sebagai kekurangsopanan dalam bernegara meminjam istilah jawa “Perkumpulan Kirang Sopan”.

Perkembangan persiapan Implementasi Kurukulum2013.

Berkaitan dengan perangkat pemantauan terhadap persiapan Implementasi Kurikulum 2013, Wamendikbud bidang Pendidikan menyampaikan bahwa pemerintah membuat laman khusus untuk menyajikan “Informasi mengenai perkembangan kurikulum disajikan melalui Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum (SEPIK) 2013, dengan alamat  kurikulum.kemdikbud.go.id. ”. Dengan sarana tersebut, masyarakat yang ingin memantau implementasi pelaksanaan kurikulum dapat mengaksesnya secara cepat, mudah, dan murah.

Musliar menyampaikan, untuk pengadan tender buku Kurikulum 2013 telah selesai dilaksanakan dan pemenangnya sudah diumumkan. “Insya Allah kalau DIPA sudah disetujui atau keluar dari Kemkeu akan segera dilakukan kontrak dengan pemenang tender,” katanya.

Musliar menyebutkan, sasaran implementasi Kurikulum 2013 sebanyak 6.325 sekolah untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di 295 kabupaten/kota di 33 provinsi. Dia menyebutkan, anggaran implementasi Kurikulum 2013 sebanyak Rp 829 miliar. Adapun kriteria sekolah sasaran, kata dia, adalah kesiapan sekolah, yang ditandai dengan akreditasinya dan sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). “Diutamakan sekolah akreditasi A, tetapi untuk menjangkau dan proporsional diambil akreditasi B,” katanya.

Menurut Musliar, pelatihan guru dilakukan secara bertingkat mulai dari melatih instruktur nasional, guru inti, dan guru sasaran. Pelatihan untuk guru sasaran, kata dia, akan dilakukan saat liburan sekolah supaya tidak mengganggu aktivitas sekolah. “Untuk instruktur nasional dilakukan 24 Juni," katanya.

Adapun PTK sasaran yang dilatih total sebanyak 74.289 orang meliputi instruktur nasional sebanyak 572, guru inti 4.740, pengawas inti 565, dan guru sasaran 55.762. Kemudian untuk pengawas sasaran 6.325 dan kepala sekolah sasaran 6.325. Demikian kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim di Kemdikbud, Jakarta, Rabu, (5/6/2013).

Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum (SEPIK) 2013

Ketua Unit Implementasi Kurikulum Pusat Tjipto Sumadi menyampaikan, SEPIK diluncurkan untuk melakukan pemantauan terhadap implementasi kurikulum yang meliputi distribusi buku, pelaksanaan pelatihan dari instruktur nasional, kepala sekolah, pengawas sekolah, guru inti hingga guru sasaran. “SEPIK menyediakan fitur-fitur yang diperlukan bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) untuk mengakses lebih jauh pelaksanaan pelatihan,” katanya. Beliau menyampaikan kini saatnya kita memasuki era implementasi kurikulum 2013 ini, tentu saran perbaikan tetap diharapkan guna meminimalisasi hal yang tidak perlu terjadi di lapangan.

Marilah kita bersama-sama bahu membahu untuk menyegerakan berbuat baik bagi generasi mendatang, sehingga mereka dapat segera menikmati buahnya dalam “menjelang NOL KM Kurikulum 2013 (2)”. Meminjam istilah dari Pak Habibi, yakni melakukan perubahan melalui “Evolusi yang dipercepat”. (MS/DD)

 

Artikel Terkait:

Menjelang NOL KM Kurikulum 2013

Surat Mendikbud tentang Implementasi Kurikulum 2013

Pengembangan Kurikulum 2013:

Penyederhanaan, Tematik-Integratif

Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21

Tidak Menghapus Mata Pelajaran

Struktur Kurikulum 2013

Faktor Keberhasilan Kurikulum 2013

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 1)

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 2)

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 3)

INFOGRAFIS

  • UN-2016-Fix-1
  • Infografis-Seleksi-Pemimpin-Kemdikbud-1
  • panduansingkat
  • Kemdikbud-FA IIUN-Ads-01---23.1x20cm

Warta Balitbang

  • 2016 1
  • juni2015
  • September

Asesmen

  • ases1
  • ases2
  • ases3
  • ases4