• Rektor PTN Sepakat Hasil UN Jadi Pertimbangan SNMPTN
    Jumat, 27 Februari 2015
    Rektor PTN Sepakat
    Hasil UN Jadi Pertimbangan...
  • Mendikbud Sampaikan Tiga Kerangka Strategis 2015-2019
    Rabu, 25 Februari 2015
    Mendikbud Sampaikan
    Tiga Kerangka Strategis...
  • Pelatihan Pembuatan Website Sekolah Balitbang Memasuki Angkatan ke-14
    Jumat, 20 Februari 2015
    Pelatihan Pembuatan
    Website Sekolah Balitbang...
  • Mendikbud Sosialisasikan Kebijakan Perubahan UN di Konkernas PGRI
    Senin, 27 Januari 2015
    Mendikbud Sosialisasikan
    Kebijakan Perubahan UN...
  • Pelatihan Pembuatan Website Sekolah Balitbang Memasuki Angkatan ke-13
    Rabu, 21 Januari 2015
    Pelatihan Pembuatan Website
    Sekolah Balitbang Memasuki...
  • Ujian Nasional Juga diterapkan di Negara Sahabat
    Senin, 19 Januari 2015
    Ujian Nasional Juga
    dimanfaatkan di Negara...
  • Dana Fungsi Pendidikan dari APBN 2015 Diprioritaskan untuk Peningkatan Kualitas Guru
    Kamis, 15 Januari 2015
    Dana Fungsi Pendidikan
    dari APBN 2015...
  • e-Sabak Akan Dimulai di Daerah 3T 2013
    Jumat, 9 Januari 2015
    e-Sabak Akan Dimulai
    di Daerah 3T 2013
  • Tahun 2018 Semua Sekolah pada Tahap Pertama Sudah Melaksanakan Kurikulum 2013
    Jumat, 2 Januari 2015
    Tahun 2018 Semua
    Sekolah pada Tahap...
Ujian Nasional
rakornas
rakornas
ppws
kpk
kurikulum2013
bannerjurnal
pnri
banner1
banner2
banner3

AGENDA
Februari 2015
M S S R K J S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28

Adapun bila saat ini masih ada pihak-pihak baik perorangan maupun kelompok yang masih ingin mempermasalahkannya itu adalah hak individu maupun kelompok dalam era demokrasi, jadikanlah itu sebagai pemicu semangat untuk mencapai keberhasilan. Dalam perjuangan (istihad) untuk sesuatu yang benar akan selalu dimulai dengan kesulitan, namun “sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan”. Adapun bagi perkumpulan yang masih berusaha memutar arah jarum jam (sebelum kesepakatan terjadi) anggap saja sebagai kekurangsopanan dalam bernegara meminjam istilah jawa “Perkumpulan Kirang Sopan”.

Perkembangan persiapan Implementasi Kurukulum2013.

Berkaitan dengan perangkat pemantauan terhadap persiapan Implementasi Kurikulum 2013, Wamendikbud bidang Pendidikan menyampaikan bahwa pemerintah membuat laman khusus untuk menyajikan “Informasi mengenai perkembangan kurikulum disajikan melalui Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum (SEPIK) 2013, dengan alamat  kurikulum.kemdikbud.go.id. ”. Dengan sarana tersebut, masyarakat yang ingin memantau implementasi pelaksanaan kurikulum dapat mengaksesnya secara cepat, mudah, dan murah.

Musliar menyampaikan, untuk pengadan tender buku Kurikulum 2013 telah selesai dilaksanakan dan pemenangnya sudah diumumkan. “Insya Allah kalau DIPA sudah disetujui atau keluar dari Kemkeu akan segera dilakukan kontrak dengan pemenang tender,” katanya.

Musliar menyebutkan, sasaran implementasi Kurikulum 2013 sebanyak 6.325 sekolah untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK di 295 kabupaten/kota di 33 provinsi. Dia menyebutkan, anggaran implementasi Kurikulum 2013 sebanyak Rp 829 miliar. Adapun kriteria sekolah sasaran, kata dia, adalah kesiapan sekolah, yang ditandai dengan akreditasinya dan sekolah eks RSBI (Rintisan Sekolah Berstandar Internasional). “Diutamakan sekolah akreditasi A, tetapi untuk menjangkau dan proporsional diambil akreditasi B,” katanya.

Menurut Musliar, pelatihan guru dilakukan secara bertingkat mulai dari melatih instruktur nasional, guru inti, dan guru sasaran. Pelatihan untuk guru sasaran, kata dia, akan dilakukan saat liburan sekolah supaya tidak mengganggu aktivitas sekolah. “Untuk instruktur nasional dilakukan 24 Juni," katanya.

Adapun PTK sasaran yang dilatih total sebanyak 74.289 orang meliputi instruktur nasional sebanyak 572, guru inti 4.740, pengawas inti 565, dan guru sasaran 55.762. Kemudian untuk pengawas sasaran 6.325 dan kepala sekolah sasaran 6.325. Demikian kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim di Kemdikbud, Jakarta, Rabu, (5/6/2013).

Sistem Elektronik Pemantauan Implementasi Kurikulum (SEPIK) 2013

Ketua Unit Implementasi Kurikulum Pusat Tjipto Sumadi menyampaikan, SEPIK diluncurkan untuk melakukan pemantauan terhadap implementasi kurikulum yang meliputi distribusi buku, pelaksanaan pelatihan dari instruktur nasional, kepala sekolah, pengawas sekolah, guru inti hingga guru sasaran. “SEPIK menyediakan fitur-fitur yang diperlukan bagi pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) untuk mengakses lebih jauh pelaksanaan pelatihan,” katanya. Beliau menyampaikan kini saatnya kita memasuki era implementasi kurikulum 2013 ini, tentu saran perbaikan tetap diharapkan guna meminimalisasi hal yang tidak perlu terjadi di lapangan.

Marilah kita bersama-sama bahu membahu untuk menyegerakan berbuat baik bagi generasi mendatang, sehingga mereka dapat segera menikmati buahnya dalam “menjelang NOL KM Kurikulum 2013 (2)”. Meminjam istilah dari Pak Habibi, yakni melakukan perubahan melalui “Evolusi yang dipercepat”. (MS/DD)

 

Artikel Terkait:

Menjelang NOL KM Kurikulum 2013

Surat Mendikbud tentang Implementasi Kurikulum 2013

Pengembangan Kurikulum 2013:

Penyederhanaan, Tematik-Integratif

Pergeseran Paradigma Belajar Abad 21

Tidak Menghapus Mata Pelajaran

Struktur Kurikulum 2013

Faktor Keberhasilan Kurikulum 2013

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 1)

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 2)

Wawancara dengan Mendikbud Terkait Kurikulum 2013 (Bagian 3)