Hari lahir Abdoel Moeis jadi Hari Sastra Indonsia

Terbit pada .

14
Penyair asal Sumatera Barat, Taufik Ismail memberikan kata sambuatan saat acara Maklumat Hari Sastra Indonesia, di aula SMAN 2, Kota Bukittinggi, Sumbar, Minggu (24/3). Maklumat penetapan Hari Sastra Indonesia diperingati setiap tanggal 3 Juli, penetapan ini mengacu pada hari lahir sastrawan terkemuka Abdoel Moeis pada 3 Juli 1883 di Bukittinggi, Sumatera Barat. (FOTO ANTARA/Arif Pribadi)

Bukittinggi (ANTARA News) - Hari kelahiran sastrawan Abdoel Moeis pada 3 Juli 1883 ditetapkan sebagai Hari Sastra Indonesia (HSI)

"Abdoel Moeis dinilai paling aktif dalam pergerakan nasional di zaman penjajahan Belanda," kata Taufiq Ismail, sastrawan senior Indonesia di Bukittinggi, Minggu.

Taufiq juga mengemukakan Abdoel Moeis memiliki banyak karya yang fenomenal  seperti novel Salah Asuhan (1928), Pertemuan Jodoh (1933), Surapati (1950) dan sejumlah terjemahan novel sastra dunia.

Sarjana Lulusan UGM Harus Berorientasi Kerakyatan

Terbit pada .

12Jurnas.com | Sarjana lulusan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta diharapkan dalam bekerja selalu berorientasi untuk rakyat, kata Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Teknologi Kementerian Badan Usaha Milik Negara Pandu Djajanto.

"Selain bekerja untuk kesejahteraan rakyat, lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) juga harus banyak belajar dari berbagai

DRN: sinergi riset Indonesia masih lemah

Terbit pada .

11Jakarta (ANTARA News) - Ketua Dewan Riset Nasional (DRN) Andrianto Handojo mengatakan bahwa sinergi riset baik antara pelaku riset dengan pengguna atau pebisnis, maupun dengan pemerintah sebagai regulator di Indonesia masih lemah.

"Permasalahan sinergi riset di Indonesia menjadi penting karena kegiatan riset masih didominasi oleh lembaga pemerintah

Penggunaan LKS Perlu Dievaluasi

Terbit pada .

10REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Penggunaan lembar kerja siswa (LKS) selama ini telah menjadi bagian dalam kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Namun, keberadaan LKS di sekolah-sekolah dinilai perlu dievaluasi karena kurang efektif.

‘’Para guru sebaiknya lebih kreatif (dalam mengajar), jadi tidak hanya mengandalkan LKS,’’ ujar seorang

Gubernur: Kaltim Siap Hadapi Persaingan Internasional

Terbit pada .

7
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak ketika menyerahkan beasiswa Kaltim Cemerlang. Reward serupa juga  diberikan untuk para siswa berprestasi dalam UN 2013. (Dok. Humas Pemprov Kaltim)
BERITA TERKAIT:

Samarinda (ANTARA Kaltim)- Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan bahwa Kaltim siap menghadapi persaingan internasional di tahun 2045, karena sejak beberapa tahun lalu pihaknya sudah mempersiapkan dan terus meningkatkan kualitas sumberdaya manusia (SDM).

"SDM yang ditingkatkan oleh Pemprov Kaltim itu diantaranya dengan mengalokasikan dana dari APBD sebesar 20 persen, termasuk pemberian beasiswa ratusan miliar per tahun dengan penerima sekitar 30.000 orang per tahun," ujar Gubernur Kaltim Awang Faroek di Samarinda, Senin.