15Jakarta (ANTARA News) - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut biaya yang mahal dan anggaran yang minim membuat riset dan penelitian kelautan Indonesia berjalan tertatih-tatih.

Deputi Ilmu Kebumian LIPI Iskandar Zulkarnain di Jakarta, Selasa, mengatakan dunia melihat laut bukan lagi sekadar lingkungan laut, tapi juga masa depan.