Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal: Mewujudkan Jurnal Berkualitas, Bermanfaat dan Berkeilmuan

Terbit pada .

Bimtek-Pengelolaan-Jurnal-Ilmiah-kclBekasi - Jurnal Ilmiah merupakan salah satu media penyebarluasan hasil-hasil penelitian yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh beragam lapisan masyarakat melalui media tulis. Ketersediaan jurnal ilmiah yang berkualitas menjadi salah satu tuntutan dunia keilmiahan dan menjadi salah satu media bagi para peneliti, perekayasa maupun pegawai secara umum dalam menyebarluaskan hasil kajian dan penelitian agar dapat dibaca dan kemudian dimanfaatkan secara optimal oleh publik. Akreditasi Jurnal merupakan salah satu tuntutan bagi setiap jurnal ilmiah agar keberadaannya diakui secara lebih kompetetif dalam bidang kelimuan. Jurnal yang telah terakreditasi, baik oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) ataupun Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) merupakan representasi dari karya yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah, karena telah melalui sebuah proses dan evaluasi serta pengujian panjang sehingga layak untuk dikonsumsi masyarakat.

Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud) pada Rabu (04/09) menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Jurnal di lingkungan Kemendikbud. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Santika Bekasi ini diikuti oleh 30 peserta yang merupakan Dewan Redaksi, editor serta Sekretariat pengelola Jurnal di lingkungan Pusat Balitbang, UPT Balai Bahasa, Balai Arkeologi, BPNB, serta Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan dan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan.

Dengan melibatkan narasumber dari LIPI, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini membahas tentang Strategi Peningkatan Kualitas Jurnal, Pra dan Pasca Akreditasi; Komponen Karya Tulis Ilmiah (KTI) serta Teknis Penulisan Artikel Jurnal dikaji pada Analisis, Pengutipan, Sumber Data, Acuan Primer, dan Sekunder. Hampir pada setiap pengelolaan jurnal ilmiah mengalami kendala terkait dengan upaya mempertahankan kualitas jurnal agar bisa mendapatkan status terakreditasi atau mempertahankan status akreditasi yang telah ditetapkan. Proses dan tata kelola yang ideal sesuai dengan standar akreditasi nasional membawa harapan bahwa jurnal yang belum terakreditasi dapat berbenah agar terakreditasi, sedangkan yang telah terakreditasi tetap dapat mempertahankan status akreditasi tersebut dengan baik sehingga dapat memberikan manfaat secara optimal di dunia ilmu pengetahuan. Ketersediaan KTI yang berkualitas, berstandar ilmiah dan bermanfaat secara keilmuan juga  menjadi salah satu faktor penting status akreditasi layak disematkan bagi sebuah jurnal ilmiah. (DNR)