Penyusunan Buku Panduan Guru Mata Pelajaran

Terbit pada .

Penyusunan Buku Panduan Guru Mata Pelajaran (sebagai Dokumen Kurikulum 2013)

Dengan lahirnya kurikulum 2013 yang diikuti dengan perubahan yang mendasar pada SKL, SI, standar proses, dan standar penilaian sehingga dibutuhkan suatu buku panduan yang mengantar satuan pendidikan dan guru untuk dapat melaksanakan kurikulum 2013 dengan baik. Dokumen panduan harus in line dan dengan penguatan implementasi Kurikulum 2013. Dokumen ini diharapkan berperan sebagai bahan pendukung memperkuat implementasi pada sekolah sasaran maupun berkaitan dengan hal yang lebih teknis dan menyiapkan sekolah lain yang akan melaksanakan kurikulum 2013 pada tahun yang akan datang.

Penyusun buku panduan guru mata pelajaran ini adalah tim pengembang yang terlibat dalam pengembangan kurikulum, penulis buku, dan pengembang silabus, serta narasumber yang relevan yaitu Puskurbuk, kepala sekolah, guru, perguruan tinggi atau yayasan.

Tujuan dari penyusunan dokumen ini adalah untuk menyusun buku pegangan guru mata pelajaran di setiap satuan pendidikan sebagai dokumen pendukung Kurikulum 2013 diperuntukkan untuk kepala sekolah, guru dan stakeholder lainnya agar dapat memahami secara utuh dokumen kurikulum dan implementasi Kurikulum 2013.

Dokumen yang dihasilkan sebanyak 60 naskah dimana naskah-naskah tersebut tercakup di kelompok:

  1.     Kelompok Pendidikan Agama
  2.     Kelompok Tematis
  3.     Kelompok Mata Pelajaran PPKn
  4.     Kelompok Bahasa Indonesia
  5.     Kelompok Mata Pelajaran Matematika
  6.     Kelompok Mata Pelajaran IPA
  7.     Kelompok Mata Pelajaran IPS
  8.     Kelompok Mata Pelajaran Bahasa Inggris
  9.     Kelompok MataSeni Budaya
  10.     Kelompok Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
  11.     Kelompok Mata Pelajaran Prakarya
  12.     Kelompok Peminatan di SMA/MA dan SMK/MAK

Evaluasi Kurikulum

Terbit pada .

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi  yang dilakukan pada tahun 2013 untuk program kurikulum yaitu:

Satuan PAUD/Dikdasmen Terevaluasi

Melaksanakan evaluasi efektifitas pengembangan dan penerapan kurikulum oleh satuan pendidikan berdasarkan Standar Nasional Pendidikan dalam rangka mendukung implementasi kurikulum 2013.

Kegiatan monitoring pelaksanaan KTSP dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi efektifitas atau tingkat pelaksanaan KTSP oleh satuan pendidikan. Dari segi dokumen, monitoring untuk mendapatkan data satuan pendidikan yang telah mengembangkan kurikulum secara mandiri, dengan adaptasi dari kurikulum yang telah ada, mengadopsi kurikulum satuan pendidikan lain, atau yang belum menerapkan kurikulum berdasar SI dan SKL. Juga perlu dilihat mutu dan kesesuaian kurikulum dengan kondisi, kebutuhann dan karakteristik satuan pendidikan. Dalam praktek, monitoring juga untuk mendapat data efektifitas pembelajaran dan penilaian dengan prestasi siswa

Kurikulum 2013 Terapkan Kelas Pendalaman Minat

Terbit pada .

3
BERITA TERKAIT:

Balikpapan, Kemdikbud --- Kurikulum 2013 terapkan kelas Pendalaman Minat pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Kelas Pendalaman Minat merupakan program yang dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik memperkaya pengetahuan tentang mata pelajaran di sekolah menengah dengan mata kuliah di perguruan tinggi yang sesuai.    

”Dalam Kurikulum 2013 sudah tidak ada lagi kelas akselerasi, tetapi diubah menjadi kelas Pendalaman Minat,” ungkap Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Achmad Jazidie pada acara sosialisasi dilaksanakan di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, pada hari Senin (20/09/2014).

Ia mengemukakan, peserta didik cerdas istimewa dibuktikan dengan tes IQ paling rendah 130 saat ini memiliki kelas Pendalaman Minat. Prinsip kelas Pendalaman Minat dengan kelas akselerasi tidak jauh beda, peserta didik cerdas istimewa dapat mempercepat akumulasi pengetahuan.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 64 Tahun 2014 tentang Peminatan pada pendidikan menengah, menjelaskan Pendalaman minat diselenggarakan oleh satuan pendidikan melalui kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki bidang keilmuan yang sesuai.

Pendampingan Guru Kurikulum 2013 Kembali Dimulai

Terbit pada .

41REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali melakukan pendampingan guru dalam implementasi kurikulum 2013 untuk tahun ajaran 2014/2015 pada Oktober. Pendamping diperlukan agar penerapan kurikulum 2013 sesuai dengan yang diinginkan.

Kurikulum 2013 Lebih Mengarahkan Pendidikan Karakter, Ciptakan Siswa Lebih Aktif dan Kreatif

Terbit pada .

20Jakarta, Kemdikbud --- Mulai dari awal penerapan Kurikulum 2013, berbagai kalangan memberikan pendapat yang berbeda-beda. Ambil contoh, Dominikus Heru Widhi. P, guru mata pelajaran Ekonomi, dari SMA Pangudi Luhur 2 Servasius, Bekasi. Ia berpendapat, setelah melihat, memahami dan mempraktekkan Kurikulum 2013, terlihat bahwa Kurikulum 2013 ini lebih mengarahkan kepada pendidikan karakter.